Jumat, 02 Desember 2016



Nama : Dinda Tria Kusuma
NIM   : 1201164317
Kelas  : TI 40-10
Dosen : Bapak Abdul Malik Firdaus, S.Kel., M.I.L

Penerapan Eco-Design Dalam Produk Jersey Parley

Sampah plastik merupakan masalah bagi banyak negara. Salah satu penyebab utamanya ialah plastik merupakan material yang tidak dapat dihancurkan oleh organisme (non bio-degradable), sehingga bersifat tahan lama (persistent). Walaupun saat kini (terutama di negara maju) bahan-bahan sintetik sudah dibuat lebih bersifat dapat didaur kembali (recycable), tidak semua wilayah atau negara memiliki alat pendaur ulang untuk semua tipe plastik. Di kota Melbourne, misalnya, dari sekian jumlah tipe plastik ‘hanya’ mendaur ulang sampah plastik dengan tipe polyethylen terephtalate (PETE), contohnya botol softdrink, jus dll dan high-density polyethylene (HDPE), contohnya kemasan susu, air, dsb.
            Salah satu dampak yang merugikan dari sampah-sampah plastik yang berada di laut ialah pada kegiatan perkapalan. Sampah plastik tersebut dapat tersangkut atau terlilit pada baling-baling kapal laut dengan demikian dapat membahayakan tangkai kemudian. Selain itu, sampah-sampah plastik yang tersangkut dapat pula menyebabkan proses pengambilan air laut ke kapal (watersea-intake) dan evaporator kapal menjadi terhambat. Hal-hal tersebut tentu saja berdampak pada beralihnya dana untuk perbaikan kapal, waktu produktif yang berkurang dan akibatnya mengurangi pendapatan nelayan, dsb. Pada survei yang dilakukan oleh Environmental Protection Agency (EPA) tahun 1992 di Seattle, Amerika Serikat contohnya, hampir 2/3 responden pernah mengalami masalah seperti di atas pada kapal mereka.

Adidas dan Parley untuk Oceans telah meluncurkan produk kinerja sepak bola pertama dengan peluncuran adidas x Parley Real Madrid dan Bayern Munich. Terbuat dari Parley Samudera Plastik dan ramah lingkungan cetakan berbasis air, Real Madrid dan Bayern Munich menampilkan logo klub, tiga garis dan logo sponsor 'di warna yang sama dengan kit untuk tampilan yang unik. Samudera PlasticTM digunakan dalam kaus dibuat dari polusi plastik laut bersepeda dicegat oleh operasi bersih-bersih Parley di wilayah pesisir Maladewa. Untuk mencerminkan cerita unik jersey dan komitmen Parley untuk lautan, kedua klub dan sponsor sepakat untuk tidak memiliki logo terlihat untuk membuat kemeja yang berkelanjutanmungkin. Desain satu-off kit juga dilengkapi sisipan jala di bagian dalam lengan untuk meningkatkan ventilasi, tape back-neck dengan pesan "Untuk lautan" dan adidas x Parley label lingkaran dengan chip NFC terintegrasi untuk menawarkan penggemar informasi lebih lanjut tentang kemitraan.
Produk ini dibuat dengan benang yang dibuat bekerja sama dengan Parley untuk Oceans Fitur benang reklamasi dan daur ulang limbah laut. Produk ini merupakan bagian dari adidas Program produk yang berkelanjutan, Produk yang dibuat dengan cara yang lebih berkelanjutan untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik, Setiap jumlah serat Daur Ulang polyester menghemat sumber daya dan mengurangi emisi. Bergaris V-neck "Untuk lautan" dicetak pada tape leher belakang.
Saran dari saya produk ini lebih dikembangkan kembali karena sudah bagus untuk membantu mengurangi sampah plastik yang berada dilaut tetapi kekurangan dari produk ini yaitu sudah dibuktikan saat real madrid bertanding jersey yang digunakan dengan bahan baku sampah laut ini saat seperti pudar atau polos saat keadaan hujan. Menurut saya sampai saat ini yang saya amati cukup itu saja kekurangan yang ada diproduk jersey parley itu.



















Sumber : http://news.adidas.com/global/Latest-News/adidas-and--parley-for-the-oceans-release-real-madrid-and-bayern-munich-jerseys-made-from-parley-oce/s/dd05b722-d34c-41f9-82ac-0c7d0e34f262